Sehingga kita lebih menyukai produk impor daripada produk lokal. Sehingga, impor hanya mewakili cara kita memenuhi kebutuhan. Kita memasok produk yang kita butuhkan dari luar negeri. Dan itu tidak berarti mengurangi permintaan kita. Dengan kata lain, misalnya, impor meningkat tidak selalu berarti menurunkan permintaan kita.

Agar produk Indonesia tidak kalah dengan produk impor, upaya yang harus dilakukan adalah .... * a. meniru produk luar negerib. meningkatkan kuantitas produksic. meningkatkan kualitas barang dan SDMd. mendatangkan tenaga kerja asingjawabannya c apa b​ Iklan Iklan Jawabanjawabannya cPenjelasanmaaf kalo salah thanks jawabannya,gw dapat 100 Iklan Iklan Jawabanc . meningkatkan kualitas barang dan sdmPenjelasanKarena kualitas barang sangat di butuhkan untuk suatu produk agar tidak mengecewakan Iklan Iklan Iklan

Selainitu, Anda juga harus menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Jika budget yang dimiliki tidak terlalu banyak, Anda mungkin lebih baik membuka usaha kecil sebelum akhirnya menjadikan usaha Anda sebagai usaha berskala besar. Dalam memasarkan produk, ada istilah yang dikenal dengan nama biaya pemasaran atau marketing cost.

- Hingga saat ini, produk lokal milik Indonesia masih kurang diminati dibandingkan produk impor. Padahal, kualitas dari produk lokal bisa bersaing dengan produk impor, Kawan Puan. Ada faktor- faktor yang menyebabkan produk lokal kurang diminati, salah satunya kurangnya gaungan seputar produk-produk tersebut. "Orang indonesia itu suka barang-barang lokal. Tapi kadang-kadang kurang menghargai," ujar Maria Suwarni, Chief of Merchandising and Marketing Officer PT Supra Boga Lestari, Tbk yang salah satunya menaungi supermarket Pasarina dalam media gathering di Sarinah, Jakarta Pusat, pada Rabu 22/6/2022. Akibat masyarakat yang tak memiliki banyak informasi seputar produk lokal, banyak dari mereka yang beralih ke produk impor. "Jadi, akhirnya kami bantu gaungkan," ujar Maria. Dalam hal ini, Maria mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan produk lokal agar mampu bersaing dengan produk impor di pasaran. Hal pertama yang perlu diperhatikan bagi produk lokal adalah dari segi pengemasan. Menurutnya, kemasan adalah kesan pertama yang akan ditangkap oleh pembeli. Baca Juga Pertama di Indonesia, Ini Serunya Berbelanja di Pasarina yang Pakai Teknologi Metaverse "Untuk generasi tua mungkin tidak terlalu memikirkan pengemasan. Tapi anak-anak jaman sekarang susah, 'kemasan kayak gini emang enak?'". Hal kedua yang harus diperhatikan adalah dari segi harga, Kawan Puan. Banyak produk lokal yang memiliki harga lebih tinggi dibandingkan produk impor. "Kayak jeruk Medan," ujar Maria menyebutkan contoh. "Nah ini tantangan gimana kita caranya membantu mereka. Karena masalah logistik jadi akhirnya mahal atau mengemasnya nggak pintar. Jadi sampai ke Jakarta barangnya sudah rusak. Itu yang terus kita ingatkan," jelasnya. Selain itu, kualitas dan kebersihan dari produk juga aspek penting yang tak boleh luput. Maria mengatakan pihaknya melakukan kurasi pada berbagai produk lokal terlebih dahulu. "Kita harus kurasi yang terbaik buat costumer. nggak asal-asalan," katanya. Salah satu yang terpenting adalah dari segi aspek kesehatan, terutama untuk produk snack. "Apalagi kesadaran kesehatan itu tinggi yah. jadi kita pastiin eh kalian pakai micin nggak?' Pakai micin itu ada toleransinya," jelas dia. Baca Juga Agar Makin Dikenal, Ini Cara Mendaftarkan Produk UMKM di E-Katalog LKPP Itu tadi berbagai hal yang harus diperhatikan produk lokal agar bisa bersaing dengan produk asing. Semoga kedepannya kualitas dan penjualan produk lokal semakin meningkat ya, Kawan Puan! *
JAKARTA Indonesia adalah negara dengan konsumsi kedelai terbesar di dunia setelah China. Sebagian besar kedelai terserap untuk kebutuhan produksi tahu dan tempe. Kalangan produsen tahu-tempe di DKI Jakarta dan sekitarnya mogok produksi sehingga pada Senin-Rabu () produk tersebut tidak tersedia di pasaran. Jakarta Pemerintah diminta segera menghentikan keran impor baja serta menindak tegas perusahaan yang berupaya melakukan penyelundupan impor baja. Alasannya, industri dalam negeri sangat khawatir dengan keberadaan baja impor terutama dari Cina. Apalagi produk tersebut dijual sangat murah dengan cara yang tidak adil. Ini diungkapkan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia FSPMI. “Sekitar 100 ribu anggota kami dari FSPMI di seluruh Indonesia benar-benar terancam. Baja impor dijual sangat murah karena diduga masuk ke pasar dalam negeri dengan cara unfair trade seperti dumping dan circumvention pengalihan pos tarif. Industri dalam negeri terancam hancur dan terjadi PHK massal. Ini sangat serius. Kami harap Pemerintah memperhatikan nasib kami,” kata Sekretaris Jenderal DPP FSPMI, Sabilar Rosyad, Kamis 8/6/2023. Menurut Rosyad, karena itulah pekan ini ratusan buruh yang tergabung ke dalam FSPMI menggelar aksi unjuk rasa di depan 2 kementerian. “Kami semua resah, termasuk para anggota kami yang tersebar di sekitar 250 perusahaan di seluruh Indonesia. Kami membutuhkan kehadiran Pemerintah untuk melindungi perusahaan baja nasional. Kalau tidak, maka dampaknya adalah kami para pekerja. Belum lagi di belakang nasib kami, juga terdapat anak dan istri, yang pasti sangat terdampak,” ujarnya. Terkait hal itu, jelas Rosyad, FSPMI mengajukan lima tuntutan kepada kepada Pemerintah. Pertama, agar pemerintah menghentikan kebijakan masuknya impor baja. "Cintailah produk dalam negeri. Kedua, jangan buka keran impor. Industri baja nasional bisa hancur dan berakibat PHK massal. Ketiga, pakailah produk dalam negeri yang bersertifikat dan TKDN; Keempat, tindak tegas oknum yang bermain dalam impor baja dan kelima Dan kelima, tindak tegas perusahaan yang melakukan penyelundupan impor baja,“ tegasnya. Jakarta IDN Times - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan banyak produk keramik asal China beredar di pasar Indonesia. Kemenperin menekankan peredaran produk keramik itu harus dikendalikan. "Kita lihat memang banyak juga ya produk keramik impor yang beredar di pasar," kata juru bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (31/7/2023).
KATADengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena berkat dan rahmat-Nya maka Buku Bisnis Internasional ini akhirnya dapat
Jawaban C.MENINGKAT KAN MUTU PRODUKSI PENJELASAN: KITA JUGA HARUS BANYAK MENINGKAT KAN MUTU PRODUKSI SUPAYA PRODUK KITA TAK KALAH DENGAN PRODUK IMPOR/ASING KARNA BARANG YANG BAGUS ADALAH BARANG KITA SENDIRI SEMOGA MEMBANTU Thanks ya :) iya masama^_^ Sedang mencari solusi jawaban IPS beserta langkah-langkahnya? EjjBe.
  • 9ypiyd55id.pages.dev/372
  • 9ypiyd55id.pages.dev/25
  • 9ypiyd55id.pages.dev/257
  • 9ypiyd55id.pages.dev/255
  • 9ypiyd55id.pages.dev/408
  • 9ypiyd55id.pages.dev/31
  • 9ypiyd55id.pages.dev/229
  • 9ypiyd55id.pages.dev/461
  • agar produk indonesia tidak kalah dengan produk impor kita harus