Membeli mobil bekas memang punya sejumlah keuntungan. Salah satunya, kamu bisa mendapatkan mobil dengan spesifikasi yang lebih tinggi dengan harga cenderung lebih kamu harus jeli karena kita tidak tahu apa yang terjadi pada mobil tersebut sebelumnya, termasuk apakah mobil pernah mengalami tabrakan atau tidak. Jika mobil mengalami tabrakan yang parah lalu direparasi, maka tetap akan ada performa yang menurun dan sulit dikembalikan seperti agar tidak salah beli mobil bekas tabrakan, kamu bisa simak lima ciri-cirinya di bawah Warna cat mobil ada yang belangPexels/Afta Putta GunawanMobil bekas tabrakan akan mengalami penyok atau pecah di bagian-bagian bodi yang mengalami tabrakan, dan jika sudah direparasi maka akan dilakukan pengecatan ulang pada bagian yang rusak tersebut. Karena tarif pengecatan total seluruh mobil bisa memakan biaya yang cukup banyak, tak jarang orang hanya melakukan pengecatan di bagian yang direparasi catnya pun belang dengan cat yang sebelumnya karena perbedaan jenis cat, faktor pengerjaan yang tak sebaik di pabrik, dan warna cat baru yang lebih berkilau dari cat bawaan mobil yang sudah mulai memudar termakan usia. Jika kamu menemukan mobil dengan cat yang belang, kamu bisa menanyakan ke penjualnya mengapa mobil tersebut dicat Karet-karet di kap mesin atau bagasi sudah pernah digantiPexels/George SultanKap mesin dan bagasi memiliki karet-karet untuk melindungi bodi saat sedang ditutup. Sedangkan jika bagian itu tertabrak maka karet-karet bisa mengalami kerusakan dan harus dilakukan kamu mengecek ada karet-karet yang terlihat baru pada bagian kap mesin atau bagasi, kamu bisa menanyakan alasan penggantian karet tersebut. Jika masih belum yakin kamu bisa mengecek lebih detail dudukan karet-karet tersebut apakah masih bagus atau ada bekas reparasinya. Baca Juga Cara Memakai AC Mobil Tanpa Bikin BBM Boros, Terapkan, Yuk! 3. Bumper memiliki celah yang tidak samaPexels/SkitterphotoBumper yang berfungsi untuk melindungi mobil sering menjadi korban paling parah saat terjadi tabrakan. Jika bumpernya sampai rusak parah hingga mengenai bodi mobil lalu diperbaiki, maka biasanya dudukan bumper dengan bodi mobil akan memiliki celah yang tidak sama rata karena bodi penyok setelah bisa cek celah-celah antara bodi dengan bumper dan bandingkan saksama antara bumper depan dan belakang apakah ada celah yang sama rata atau Tulang rangka mobil ada bekas lasPexels/Danial AbdullahSalah satu cara memperbaiki mobil yang penyok akibat tabrakan adalah dengan mengelas tulang dan rangkanya. Karena jika tulang dan rangka ini tidak dibetulkan maka bodi mobil tidak akan terpasang sempurna dan membuat mobil menjadi tidak aman bisa memeriksa tulang-tulang dan rangka mobil apakah ada bekas las atau tidak. Periksa juga pilar-pilar di samping mobil untuk mengecek mobil pernah tertabrak dari samping atau tidak. Bekas las akan terlihat kehitaman atau berusaha ditutupi dengan cat namun lelehan besi bekas las biasanya akan tetap Setir mobil terasa tak stabil saat dikendaraiPexels/Lisa FotiosMobil bekas tabrakan akan memiliki bodi yang kurang sempurna sehingga berdampak saat mobil dikendarai. Cobalah mengendarai mobil dengan kecepatan hingga 60 km/jam dan rasakan pergerakan mobil. Jika mobil terasa oleng dan sulit dikendalikan, kamu patut menanyakan hal itu kepada mobil bekas memang perlu ketelitian, apalagi jika mobil bekas tabrakan. Mobil bekas tabrakan yang sebaiknya dihindari adalah mobil bekas tabrakan yang parah hingga merusak ke rangka dan sistem penting mobil lainnya sehingga membahayakan, namun jika mobil bekas tabrakan ringan yang hanya merusak bumper dan tak sampai membuat bengkok rangka, maka itu tak terlalu menjadi masalah. Baca Juga 5 Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Beli Motor Matik Bekas
HatiHati Beli Mobil Bekas Tabrakan. Berita Otomotif. 29 Agustus 2018. Hal tersebut, menurut Rahim, bisa dicaritahu dengan melihat sealant pada pintu-pintu mobil. Pasalnya, kondisi sealant pintu yang sudah pernah diganti dengan yang belum berbeda. "Kalau sealant-nya itu ditekan pakai kuku kemudian masuk atau lembek, itu pasti sudah pernah
Mengenali ciri mobil bekas kecelakaan penting adanya. Terutama jika saat ini, kamu berencana membeli mobil seken. Di pasaran mobil bekas, tentunya ada saja kendaraan yang dijual dalam kondis bekas tabrakan. Baik itu akibat kecelakaan ringan atau pun parah, dijual dalam kondisi ringsek, atau yang sudah dalam kondisi sudah diperbaiki. Yang menjengkelkan disini di saat kamu sedang mengincar mobil bekas, sang penjual tidak jujur menceritakan kondisi mobilnya, demi mendapatkan keuntungan yang besar. Hingga akhirnya kamu terjebak jadi membeli mobil yang bekas tabrakan. “Baik pedagang atau pun pemakai langsung, jika iya tidak teliti dalam membeli mobil bekas beresiko mendapatkan unit bekas tabrakan,” kata Abdulah Safei pedagang mobil bekas di bilang Depok Jawa Barat. Menurut pedagang yang sudah melang melintang 20 tahun di bisnis jual beli mobil bekas tersebut sebenarnya hal tersebut tidak perlu terjadi jika pembeli lebih teliti dan memiliki pengalaman atau sedikit pengetahuan mengenai ciri-ciri mobil bekas tabrakan. “Karena menurut saya, serapih apapun bengkel lakukan restorasi mobil yang bekas kecelakaan, cirinya pasti kelihatan,” kata Safei. Maka dari itu kamu harus lebih cermat dalam memilih mobil bekas. Siapa tahu, mobil belas yang nampaknya baik-baik saja dulunya pernah teabrakan parah. Maka itu, berikut kami sampaikan ciri-ciri mobil bekas tabrakan seperti di bawah ini. 1. Kaca-kaca sudah Tidak Original Salah satu trik untuk mendeteksi kaca yang sudah diganti adalah dengan mengecek merk dan kode produksi pada kaca mobil, pastikan semua nya sama. Ciri mobil bekas kecelakaan yang pertama bisa dilihat dari kaca yang digunakan. Biasanya kalau mobil mengalami tabrakan hebat, bagian kaca pada mobil sangat rentan pecah. Maka itu, coba lakukan pengecekan pada bagian tersebut. Tentu kamu harus tahu dulu kaca original dari mobil yang ingin dibeli seperti apa. Cara lain adalah lihat pemasangan kacanya. Biasanya kalau sudah diganti dengan produk aftermarket, akan terasa kurang presisi. “Jika pemasangan kaca kurang presisi, bisa jadi mobil tersebut telah alami restorasi akibat kecelakaan,” jelas Safei. Kaca yang pemasangannya tidak presisi, bisa mengakibatkan masalah di kemudian hari. Misalnya jika mobil tersebut kamu beli dan dipakai saat cuaca hujan, air bisa merembes lewat celah-celahnya dan mengakibatkan interior mobil jadi basah. Salah satu trik untuk mendeteksi kaca yang sudah diganti adalah dengan mengecek merk dan kode produksi pada kaca mobil, pastikan semua nya sama kaca depan, samping, dan belakang. Jika ada yang tidak sama, maka ada kemungkinan kaca tersebut pernah diganti. 2. Bodi Mobil Bergelombang Mobil bekas tabrakan, jika bodynya sempat hancur sulit akan kembali seperti semula meski sudah alami restorasi cat. Ciri mobil bekas kecelakaan berikutnya adalah body mobil yang terlihat bergelombang. Hal ini tentunya terjadi karena bekas benturan karena tabrakan, lalu diperbaiki dan tidak maksimal. Bagian luar kendaraan bisa penyok, bahkan remuk akibat hantaman dengan benda keras. Setelah dipermak, kondisi eksterior mobil bekas tabrakan tak bisa kembali 100% ternyata. Jika diteliti lebih lanjut, pasti ada ada bagian yang tidak sesuai. Kalau tabrakan cukup keras, maka akan ada panel bodi yang bergeser atau diganti. Sering pada bagian sambungan pada bodi mobil bekas tabrakan jadi tampak tidak rata atau celah antar panel nya tidak simetris. Di samping itu perhatikan juga bekas perbaikan seperti dempul yang tebal dan panel bodi yang sudah tidak orisinil. Tidak ada salahnya pula, mengecek sealer pada kap atau daun pintu, masih orisinil atau tidak. Sealer yang orisinil tentunya pemasangannya rapih khas pabrikan. Selain itu pastikan juga baut-baut masih bagus tidak pernah ada indikasi pernah dibuka. 3. Body Mobil Terasa Lari Jika Dikendarai Kendaraan tidak stabil saat dikendarai, ciri-ciri bekas kecelakaan Ciri-ciri mobil bekas tabrakan lainnya ialah kondisi yang tidak stabil saat dikendarai. Cobalah untuk memacu mobil hingga 60 kilometer per jam di jalan lurus. Bila terasa bergoyang dan tidak seimbang, ada kemungkinan bahwa mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan. Hal ini bisa terjadi karena tabrakan besar yang merusak struktur sasis, sumbu roda atau dudukan shockbreaker mobil. Tabrakan pada titik-titik tersebut pada umumnya mengganggu fungsi mobil sehingga mengakibatkan mobil tidak stabil saat dikendarai. 4. Celah Bumper Mobil Renggang Pastikan celah antara bumper dan body mobil presisi dan sama satu dengan yang lainnya. Bumper yang fungsinya sebagai pelindung mobil, kerap kali mengalami tabrakan yang cukup parah. Salah satu efek atau akibatnya adalah keadaan celahnya terlihat tidak rata. Pada bagian ini, ketelitian kamu sangatlah diperlukan. Pastikan celah antara bumper dan body mobil presisi dan sama satu dengan yang lainnya, sebelum melakukan pembelian. Hal tersebut untuk mencegah membeli mobil bekas kecelakaan. 5. Warna Cat Belang Salah satu ciri mobil bekas tabrakan adalah adanya belang pada warna di body mobil. hal ini karena kode nomor cat tidak sesuai dengan bawaan. Penyebab lainnya adalah bahwa kendaraan roda empat tersebut pernah dipoles ulang pada bagian tertentu. Karena biaya yang digunakan untuk mengecat ulang seluruh bagian mobil tidak sedikit, maka beberapa orang memilih untuk mereparasi bagian penyoknya saja. 6. Waspada Rangka Miring Press rangka mobil tidak menjamin mobil presisi kembali seperti semula. Ciri mobil bekas kecelakaan lainnya adalah rangka mobil yang miring. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kenyamanan berkendara, body roll pasti akan sangat terasa sekali. Rengka mobil yang bergeser, penyok, bahkan mejadi miring lantaran menerima benturan keras. Maka dari itu saat memeriksa mobil bekas pilihan, jangan hanya memperhatikan kerusakan pada body seperti baret atau penyok saja. Meskipun tidak enak dilihat, kerusakan seperti itu akan mudah diperbaiki oleh bengkel body repair. Mobil bekas tabrakan besar, pada umumnya akan terdapat bekas perbaikan pada bagian rangka yang kena tabrak. Cacat ini bersifat permanen karena rangka mobil tidak bisa diganti. Kalau untuk memerikasa rangka bisa dililihat dari beberapa tempat. “Pertama periksa kolong mobil, ruang mesin dan bagasi. Jika melihat ada bekas lasa atau bahkan ketokan, atau bahkan bengkok, lebih baik batal saja, jika harga tidak sebanding,” tambah Safei. Demikian ulasan terkait ciri mobil bekas kecelakaan. Simak terus untuk update berita terbaru otomotif.